Click here for Myspace Layouts

Sabtu, 12 November 2011

Macam-macam jenis Kayu beserta ciri cirinya

Ciri-ciri Kayu Mahoni :
Kayu Mahoni teksturnya cukup halus, seratnya indah dan berwana merah muda sampai merah tua. Banyak digunakan sebagai elemen dekorasi ruangan. Termasuk kayu dengan Kelas Awet III dan Kelas Kuat II, III. Pohon mahoni banyak ditemui di antara hutan Jati di Pulau Jawa, atau ditanam di tepi jalan sebagai tanaman pelindung.
Ciri-ciri Kayu Pinus :
Pohon: Antara 15 - 25 tahun kayu Pinus Radiata bisa memiliki diameter batang 30 - 80 cm dan tinggi antara 15 - 30 meter. Pinus Radiata termasuk jenis pohon yang cepat tumbuh dan berbatang lurus. Warna Kayu: Kayu teras berwarna merah kecoklatan dan kayu gubal berwarna kuning dan krem. Garis lingkaran tahun pinus radiata lumayan jelas terlihat sehingga garis serat kayu pada pembelahan tangensial bisa terlihat jelas pula. Densitas: 480 - 520 kg/m3 pada MC 12%. Serat kayu: Cenderung lurus tapi terdapat banyak mata kayu karena pohon pinus radiata memiliki banyak cabang kecil pada batangnya. Pengeringan: sekitar 12 - 15 hari untuk mendapatkan MC level 12%. Proses mesin: Mudah pengerjaan, termasuk lunak untuk pisau. Ciri - ciri Kayu Pinus yang lain adalah :
  • Daun seperti jarum
  •   Kulit kasar
  •   Batang mengandung minyak/getah
  •   Untuk bahan cat
  •   Mempunyai lingkaran tahun
  •   Warnanya kuning gading
Ciri-ciri Kayu Lame:
Daun terpusar berkisar 4 – 9 helai, bentuk lonjong sampai lanset, atau lonjong sampai bulat telur sungsang, menjangat, tipis dan kuat. Permukaan atas daun licin. Sedangkan permukaan bawahnya buram. Panjang daun 10 – 23 cm, dengan lebar 3 – 7,5 cm dengan panjang tangkai 7,5 cm  – 15 cm. Bunga : Perbungaan berupa malai rata, keluar diujung cabang atau diketiak daun, panjangnya sampai 13 cm. Sedangkan gagang bunganya pendek kurang lebih 2,5 cm, dan berambut. Bunganya wangi berwarna hijau terang sampai putih kekuningan dan pada  permukaannya berbulu halus dan rapat. Panjang   tabung 7 – 9 mm, agak mengecil pada bagian lehernya, helaian mahkota menyerong dan bundar. Panjang tangkai putik 3 – 5 cm. Buah : Berbentuk bumbung, panjangnya 20 – 50 cm. Biji : Biji-bijinya berambut pada bagian tepinya berjambul pada bagian ujungny, panjang 1,5 – 2 cm. Ciri ciri kayu lame yang lain adalah :
  • Ringan
  •  Mudah dibentuk atau dipahat
  •  Tahan lama.
Ciri Ciri Kayu Albasia / Sengon :

 Kayu teras berwarna hampir putih atau coklat muda pucat 
(seperti daging) warna kayu gubal umumnya tidak berbeda dengan kayu teras. 
Teksturnya agak kasar dan merata dengan arah serat lurus, bergelombang lebar atau 
berpadu. Permukaan kayu agak licin atau licin dan agak mengkilap. Kayu yang masih segar 
berbau petai, tetapi bau tersebut lambat laun hilang jika kayunya menjadi kering. Sifat kayu : Kayu sengon termasuk kelas awet IV/V dan kelas IV-V dengan berat jenis 0,33 (0,24-0,49). Kayunya lunak dan mempunyai nilai penyusutan dalam arah radial dan tangensial berturut-turut 2,5 persen dan 5,2 persen (basah sampai kering tanur). Kayunya mudah digergaji, tetapi tidak
semudah kayu meranti merah dan dapat dikeringkan dengan cepat tanpa cacat yang
berarti. Cacat pengeringan yang lazim adalah kayunya melengkung atau memilin. Ciri ciri kayu albasia yang lain adalah :


  •   Ringan
  •   Mudah dibentuk atau dipahat
  •   Tahan lamaUmur pendek/Cepat besar
  •   Mudah patah
  •   Ada lingkaran tahun
Ciri Ciri Kayu Sungkai :

 ini kayu yg pernah merajai bahan pembuatan gitar di era tahun 80/90 an . Kayu yg mirip sekali dengan serat dan warna kayu Ash dari amerika. resonansi suara yg dihasilkan cukup baik . kayu yg sudah berumur tua sangat bagus. berwarna kuning muda sampai kuning tua.
Nama lain dari kayu ini adalah Kayu Jati sabrang ( bukan jenis Jati !),Lurus , Koeroes !. nama latinya Penomena Canascens jack ! tumbuh di Sumatra , Jawa,Kalimantan barat,tengah & selatan. Ciri ciri kayu sungkai yang lain adalah :
  • tahan lama
  • tekstur cukup halus
  • serat indah dan berwarna kuning pucat
Ciri Ciri Kayu Kamper :

Di Indonesia, kayu kamper telah lama menjadi alternatif bahan bangunan yang harganya lebih terjangkau. Meskipun tidak setahan lama kayu jati dan sekuat bangkirai, kamper memiliki serat kayu yang halus dan indah sehingga sering menjadi pilihan bahan membuat pintu panil dan jendela. Karena tidak segetas bangkirai, retak rambut jarang ditemui. Karena tidak sekeras bangkirai, kecenderungan berubah bentuk juga besar, sehingga, tidak disarankan untuk pintu dan jendela dengan desain terlalu lebar dan tinggi. Termasuk kayu dengan Kelas Awet II, III dan Kelas Kuat II, I. Pohon kamper banyak ditemui di hutan hujan tropis di kalimantan. Samarinda adalah daerah yang terkenal menghasilkan kamper dengan serat lebih halus dibandingkan daerah lain di Kalimantan. Ciri ciri yang lain adalah :
  • tidak terlalu awet dan kuat
  • serat halus dan indah,
  •  tidak tahan air
  •  tidak mempunyai lingkaran tahun
  •   mudah dikerjakan



Ciri Ciri Kayu Jati :

sering dianggap sebagai kayu dengan serat dan tekstur paling indah. Karakteristiknya yang stabil, kuat dan tahan lama membuat kayu ini menjadi pilihan utama sebagai material bahan bangunan. Termasuk kayu dengan Kelas Awet I, II dan Kelas Kuat I, II. Kayu jati juga terbukti tahan terhadap jamur, rayap dan serangga lainnya karena kandungan minyak di dalam kayu itu sendiri. Tidak ada kayu lain yang memberikan kualitas dan penampilan sebanding dengan kayu jati.
Pohon Jati bukanlah jenis pohon yang berada di hutan hujan tropis yang ditandai dengan curah hujan tinggi sepanjang tahun. Sebaliknya, hutan jati tumbuh dengan baik di daerah kering dan berkapur di Indonesia, terutama di pulau Jawa. Ciri ciri kayu jati yang lain adalah :
  • kuat, tahan lama,
  • serat dan tekstur indah,
  •  tahan dari jamur, rayap dan serangga
  •  mudah dikerjakan,
  •  ada lingkaran tahun,
  • terdapat banyak macam tapi yang paling indah jati kembang karna seratnya berwarna-warni jadi dinamakan jati kembang,
  •  tidak mudah memuai terhadap perubahan suhu.

Nama saintifiknya shorea laevis ridl pokok balau kumus merupakan salah satu sumber kayu balak balau yang lebih umum di pilihan kayu tidak sekadar meranti kembang semangkok dan jati tetapi meliputi berwarna coklat kemerahan mewah keistimewan ciri ciri hutan hujan tropika malar hijau sepanjang tahun terdiri daripada pokok kayu keras seperti cengal meranti kanopi tebal dan berciri ciri bentuk tinggi dan berembang berat 0 6 kg lilitan 30 cm tinggi 10. Ciri - ciri Kayu Meranti yang lain adalah :
  • Terdapat 2 jenis, yaitu: meranti merah dan meranti putih.
  •  Pada umumnya kayunya lunak.
  •   Paling tahan diantara kayu lokal lainnya, seperti durian, nangka, dan rengas.
  •   Ada lingkaran tahunan
Ciri Ciri Kayu Meranti merah 

tergolong kayu keras berbobot ringan sampai berat-sedang. Berat jenisnya berkisar antara 0,3 – 0,86 pada kandungan air 15%. Kayu terasnya berwarna merah muda pucat, merah muda kecoklatan, hingga merah tua atau bahkan merah tua kecoklatan. Berdasarkan BJnya, kayu ini dibedakan lebih lanjut atas meranti merah muda yang lebih ringan dan meranti merah tua yang lebih berat. Namun terdapat tumpang tindih di antara kedua kelompok ini, sementara jenis-jenis Shorea tertentu kadang-kadang menghasilkan kedua macam kayu itu. Ciri - ciri Kayu Meranti merah yang lain adalah :
  •    keras,
  •    ringan sampai berat-sedang,
  •    warna merah muda tua hingga merah muda pucat,
  •    tekstur tidak terlalu halus,
  •     lebih keras dari putih
Ciri Ciri Kayu Sonokeling :

 nama lainnya adalah Sonobrits , Palisander, Indian Wood , sono sungu ! nama latinya Dalbergialatifolia Roxb. dengan warna merah tua / ungu dengan garis-garis hitam gelap. kayu ini jenis yg sangat keras , bahkan bisa lebih keras dari pada Ebony ! dan jika di gosok bisa sangat halus sekali. terdapat di Pulau jawa ! biasanya digunakan juga sebagai Frettboard guitar/bass dan sudah hampir semua industri ditar memakainnya karena mirip sekali dengan Ebony hanya ebony lebih hitam. ciri ciri kayu sonokeling yang lain adalah :

  • serat indah,
  •   berwarna ungu bercoret hitam,
  •   kuat dan awet,
  •   sangat keras, halus,
  •   warna tidak terlalu hitam,
  •   bobot sedang hingga berat,
  •   tahan air
  •     ada lingkaran tahun
                                                             
Ciri Ciri Triplek : 

biasa dikenal juga dengan nama KAYU LAPIS , terbuat dari lembaran kayu tipis (veneer) dengan ketebalan antara 0.6 mm hingga 3 mm . Selain itu, juga :

  • Tipis
  •  Berlapis tiga
  •   Ukuran pasaran 122cmx244cm
Setiap lembaran kayu dilem dengan lem khusus, kemudian di susun dengan sudut berbeda beda agar dapat menghasilkan kekuatan terhadap tekanan. Jumlah lapisan disesuaikan dengan ketebalan yang di inginkan dan jumlahnya harus ganjil (3,5,7,9, dst lembar). Setelah disusun dengan jumlah ketebalan yang diinginkan kemudian lembaran lembaran tersebut dipress dengan tekan yang sangat tinggi serta suhu hingga 140 derajat C.


Ciri Ciri Multiplek : 

  • Lebih tebal dari triplek
  •   Ukuran sama
  •     Lebih dari 3 lapis
Ciri Ciri Teak Blok : 

Balok-balok kayu berukuran 4cm-5cm dipadatkan menggunakan mesin, setelah itu diberi pelapis, sehingga hasil akhirnya berupa lembaran seperti papan kayu. Dan memiliki dua pilihan ketebalan, 15mm dan 18mm, dan terdapat tambahan satu lapisan lagi pada satu permukaan untuk menambah nilai estetika, yaitu lapisan vinir kayu jati. ciri ciri yang lain adalah :

  •   Seperti triplek tapi tengahnya diisi kayu tebal-tebal
  •     Tidak tahan air

Ciri Ciri Partikel Blok :

Jenis kayu olahan yang satu ini terbuat dari serbuk kayu kasar yang dicampur dengan bahan kimia khusus, campuran tersebut kemudian disatukan dengan lem dan dikeringkan dengan suhu tinggi. Kayu partikel banyak digunakan sebagai material untuk berbagai furnitur. Namun, kayu partikel tergolong jenis kayu yang tidak tahan lama. Dalam kurun waktu tertentu, kayu partikel bisa berubah bentuk, terutama jika terkena air dan menahan beban terlalu berat. ciri ciri yang lain adalah :
  • Bahannya dari limbah kayu dip roses dicampur lem lalu dipres sesuai ketebalan
  •   tidak tahan air

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar